Minggu, 15 November 2020

Diklaim Efektif Cegah Corona, Berikut Cara Kerja Vaksin Corona dan Vaksin Corona Pfizer

 

Vaksin corona

Pandemi corona telah berjalan hampir setahun dimana seluruh dunia mengalami kesulitan karena wabah ini. Hadirnya vaksin corona dan vaksin corona Pfizer menjadi salah satu harapan baru bagi seluruh negara di dunia yang terdampak corona. Vaksin ini telah banyak dilakukan uji coba dan menjadi perbincangan banyak kalangan. Lebih lengkapnya simak berikut ini.

Cara Kerja Vaksin Corona Pfizer

Berbeda dengan vaksin lain dimana akan mengandung virus yang tidak aktif, pada vaksin corona Pfizer ini seseorang akan menerima suntikan mRNA. Sehingga kemudian mRNA ini akan dibentuk oleh sel dalam tubuh menjadi protein, khususnya untuk memproduksi protein spike. Sel tubuh manusia akan dapat menerima dengan baik suntikan dari mRNA.

Oleh karenanya, pembuatan vaksin Pfizer dengan bahan aktif mRNA ini menjadi salah satu pilihan yang tepat menurut para ahli. Produksi protein spike hasil dari pembentukan protein oleh mRNA ini akan menyalakan respon imun dan daya tahan tubuh menjadi lebih meningkat dari rata – rata normal. Hal tersebut dapat menghambat pertumbuhan dari virus corona.

Pada rna mengandung pembungkus selnya yang dinamakan dengan liposom. Pembungkus RNA ini memiliki kandungan protein dan juga lemak. Kandungan tersebutlah yang juga ikut andil dalam memberikan respon imun dan daya tahan menjadi meningkat. Selain mengandung bahan aktif MRNA, vaksin corona dan vaksin corona Pfizer ini juga mengandung bahan kimia lain.

Bahan lain tersebut merupakan kandungan adjuvant. Dalam kandungan ini memiliki fungsi yang juga andil dalam meningkatkan responsive imun dan daya tahan. Namun karena adanya kandungan tambahan ini perlu dilakukan penelitian lagi mengenai efek samping apabila MRNA dan bahan kimia lain disatukan. Sehingga masih diperlukan banyak uji coba.

Bahan pada vaksin Pfizer ini diklaim efektif dalam menangani virus corona hingga 90 persennya. Hal tersebut terbukti dari data analisis interim yang dilakukan pada 94 partisipan uji klinis dari vaksin Pfizer ini. Namun, uji klinis masih terus dilakukan dan berlanjut hingga saat ini. Untuk dapat memastikan bahwa vaksin ini memang memiliki akurasi baik untuk penanganan corona.

Antibodi yang terbentuk akan dihasilkan setelah pemakaian 28 hari vaksinasi dengan vaksin corona dan vaksin corona Pfizer ini. Tidak ada kendala lain atau efek samping yang berbahaya kepada partisipan. Hanya ada efek samping pada umumnya seperti nyeri pada bagian tubuh yang dilakukan penyuntikan. Tidak ada gejala tubuh yang memburuk atau yang lainnya.

Fakta Menarik Vaksin Corona Pfizer

Pihak Pfizer dan BioNTech dari California USA ini akan menjual vaksin Pfizer sebesar US$ 19,50 per satu suntikannya. Pemesanan dari vaksin ini telah dilakukan oleh negara AS, Uni Eropa, Inggris Hingga Jepang. Negara tersebut terkenal dengan berbagai teknologinya yang maju. Pemesanan vaksin ini tentu menjadi salah satu bentuk kepercayaan atas keefektifan dari vaksin Pfizer.

Di Indonesia sendiri, Prof. Daeng M. Faqih Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia menyatakan bahwa vaksin Pfizer ini dapat menjadi harapan baru untuk Indonesia. Perusahaan Pfizer dan BioNTech telah memproduksi lebih dari 50 juta vaksin corona dan vaksin corona Pfizer pada tahun 2020. Uji klinis masih terus dilakukan hingga saat ini.

Begitulah cara kerja dan beberapa fakta dari vaksin corona pfizen. Hadirnya vaksin ini menjadi harapan besar bagi seluruh dunia untuk dapat mengatasi adanya pandemi akibat dari Virus Covid-19. Selama para ilmuwan terus melakukan uji coba untuk menghasilkan vaksin corona, ada baiknya tetap menjaga diri dengan mengikuti protokol kesehatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar